Kabar Bengkulu – Pemberdayaan wilayah pertahanan adalah salah satu paradigma yang sedang diimplementasikan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dirancang untuk menjadi program yang partisipatif dan berbasis pemberdayaan masyarakat. Komunikasi dan pendekatan TNI Dengan Rakyat sebagai satu strategi pertahanan negara.
Seperti yang dilakukan oleh satgas TMMD Ke-113 Kodim 0428/Mukomuko dalam menjalin komunikasi dan bercengkrama bersama warga Desa Sidodadi Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Mukomuko. Sabtu (21/5/22)
Pasi Teritorial Kodim 0428/Mukomuko. Kapten Inf Afrian Supriyanto menyampaikan program kemanunggalan TNI dengan rakyat, menjadi modal utama dalam pembangunan inti kekuatan pertahanan negara yang bersifat semesta,” kata Pasi Teritorial Kodim 0428/MM
Lebih lanjut, Pasi Teritorial Kodim 0428/MM. Kapten Inf Afrian Supriyanto menjelaskan. Semboyan TNI Bersama Rakyat Negara Kuat. Bukanlah semboyan semata melainkan cerminan bahwasanya pentingnya komunikasi dan kerjasama antara TNI dan Rakyat dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.
“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dapat membangkitkan dan mendorong percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan,”Ucap Kapten Inf Afrian Supriyanto.

Diketahui TMMD Ke-113 Kodim 0428/Mukomuko membuka badan jalan sepanjang 4000 M di Desa Sidodadi yang dikerjakan bersama – sama warga desa.(Kb/jf).











