Kabar Desa – Upaya menciptakan gererasi yang sehat Pemerintah Desa Pasar Ipuh melaksanalan kegiatan Pelatihan Pencegahan Stunting tingkat desa. Pelatihan berlangsung di Aula kantor Desa Pasar Ipuh mengambil tema “Pencegahan stunting melalui sinergi kader Posyandu dan kader pembangunan manusia”.,Senin (24/7/23).
Kepala Desa Pasar Ipuh, Anang Topriansyah dalam sambutannya mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran yang strategis dalam upaya mewujudkan kesehatan masyarakat dan program nasional Konvergensi Stunting di Desa.
“Sesuai dengan tujuan dibentuknya Posyandu yang merupakan garda utama layanan dasar kesehatan adalah untuk percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak, maka sasaran Posyandu bukan saja pada balita saja, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas,” ujar Anang.
Lebih lanjut, Anang menjelaskan bahwa Posyandu dengan 5 meja layanannya yang menjadikan prioritas dan intervensi layanan harus dijabarkan dan diaplikasikan dinilai memberikan kontribusi yang besar dalam upaya penanganan stunting di desa. Dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita melalui pengisian kurva KMS, balita yang mengalami permasalahan pertumbuhan dapat dideteksi sedini mungkin, sehingga tidak terjadi stunting.
“Saya harap para peserta mengikuti kegiatan pelatihan ini dengaan seksama sehingga dapat memahani seluruh materi yang disampaikan para narasumber sebagai bekal melaksanakan kegiatan pencegahan Stunting di desa ,” ucap Anang
Anang juga mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa tidak ada pribadi atau lembaga di desa secara mandiri yang dapat menangani permasalahan stunting, perlu sinergitas dari seluruh pihak.
“Kepada seluruh kader Posyandu, saya berpesan agar meningkatkan koordinasi dengan seluruh pegiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan desa seperti guru PAUD, kader kesehatan, unit layanan kesehatan, unit layanan pendidikan, kader PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan berbagai kelompok masyarakat yang peduli dalam upaya pencegahan stunting dalam naungan forum Rumah Desa Sehat. Tanpa sinergitas, maka kegiatan pencegahan stunting di desa akan semakin berat dilaksanakan,” jelasnya lagi.
Kegiatan Pelatihan Posyandu diikuti oleh
kader Posyandu, PKK, tokoh masyarakat, Karang taruna, dan undangan lainnya.
Sementara itu Komandan Koramil (Danramil) 428-02/ Ipuh ,Kapten Inf Afrian Suprianto sebagai Bapak Asuh Stunting Kecamatan Ipuh menyampaikan bahwa Koramil telah melakukan upaya penurunan Stunting dengan melaksanakan program jambanisasi, pendampingan kepada dinas lintas sektoral baik Puskesmas maupun PLKB.
“Selain itu kami juga menyarankan kepada KUA , agar mengadakan penyuluhan dari puskesmas atau bidan desa kepada masyarakat yang mau menikah atau calon pengantin”, imbuhnya.
Danramil juga mengajak agar masyarakat membudayakan hidup bersih dan sehat.
“Mari budayakan hidup bersih dan sehat serta melaksanakan perbaikan gizi dalam keluarga untuk mencegah stunting”, ajak Kapten Inf Afrian
Masih dalam kesempatan yang sama , TIM PLKB Kecamatan Ipuh, Syahrul SE salah satu Narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan. Tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam hal Pencatatan dan Pelaporan (SIP), Pelaksanaan 5 Paket Layanan Pencegahan Stunting di Desa, Peran PAUD dalam Konvergensi Stunting, Pemanfaatan Dana Desa untuk Pembangunan Kesehatan serta Tugas KPM dalam Penanganan Konvergensi Stunting di Desa dan edukasi kepada masyarakat Desa Pasar Ipuh khususnya.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para kader posyandu akan semakin terlatih dan terampil dalam melaksanakan kegiatan rutin Posyandu di desa, sehingga peran Posyandu dalam upaya konvergensi pencegahan stunting makin meningkat,” pungkasnya,”terang Syahrul.

Kegiatan Pelatihan Posyandu diikuti oleh
kader Posyandu, PKK, tokoh masyarakat, Karang taruna, dan undangan lainnya. Turut hadir dalam kegiatan Pelatihan Pencegahan Stunting tingkat desa di Pasar Ipuh antara lain, Camat Ipuh dalam hal ini diwakili Sekcam, Danramil 02 Ipuh, Kasi KLH Kecamatan Ipuh, Kepala desa bererta perangkat,BPD, TIM Kantor KB Kecamatan Ipuh, TIM UPTD Puskesmas Ipuh, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping desa, Ibu hamil dan Remaja Putri. Kegiatan pelatihan ini didukung oleh beberapa narasumber yang berasal dari Balai Kantor KB Kecamatan Ipuh dan UPTD Puskesmas Ipuh.(Kb/juff).











