Kabar Bengkulu – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kabupaten Mukomuko, Salman Alfarizi minta Bupati Mukomuko, Sapuan, SE mengevaluasi kinerja Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko
Salman mengatakan, pelayanan prima yang seyogyanya dilakukan oleh manajemen RSUD Mukomuko belum dilakukan secara maksimal. Hal ini disampaikan setelah adanya pasien di rumah sakit tersebut yang menunggu kedatangan sopir ambulans hingga hampir 2 jam
“Kami mendapat informasi adanya pasien RSUD Mukomuko yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) harus menunggu kedatangan sopir ambulans hingga lebih dari 1 jam,” kata Salman, Jum’at (01/04/2022)

Salman menuturkan, pihaknya telah mengkonfirmasi kepada keluarga pasien tentang hal ini.” Sudah kami konfirmasi tentang peristiwa ini, dan pihak keluarga membenarkan jika harus menunggu lama kedatangan sopir ambulans. Yang jadi pertanyaan apakah tidak ada jadwal piket.?,” tanyanya
Senada dengan Salman, Salah satu keluarga pasien, Budi kepada awak media mengungkapkan, saat itu pasien di rawat di ruang ICU dalam keadaan tidak sadarkan diri
“Setelah pasien datang ke RSUD Mukomuko, petugas memberikan tindakan medis, lalu pasien dirawat di ruang ICU. Dalam hal ini kami tidak mengeluhkan tentang tindakan medis, alhamdulillah penanganan pasien saya katakan bagus, tidak ada penelantaran pasien sebab pasien dirawat di ruang dengan baik. Hanya saja, kedatangan sopir ambulans yang kami pertanyakan, “ucap Budi, Jum’at (01 /04/2022)
Masih kata Budi, saat itu ia menanyakan kepada petugas tentang posisi sopir dan armada yang akan membawa pasien.” Petugas mengatakan kalau ambulans sudah siap dan menunggu kedatangan sopir yang katanya sedang menuju rumah sakit,”ucapnya
Setelah lebih dari 1 jam, lanjutnya, sopir tak kunjung tiba, lalu Budi menanyakan nomor telepon sopir yang akan membawa pasien
“Saat saya hubungi (sopir), ia mengatakan baru pulang dari kebun. Loh, apa tidak ada yang piket.? Sementara keluarga pasien menunggu dengan cemas,” ungkapnya
Budi minta manajemen RSUD Mukomuko mengevaluasi pelayanan sesuai dengan pelayanan prima, sebab pelayanan di rumah sakit harus lebih extra
“Evaluasi adalah langkah tepat yang harus dilakukan oleh pihak RSUD Mukomuko. Pelayanan di rumah sakit memang membutuhkan extra sebab kondisi keluarga pasien dalam posisi yang tidak jarang dalam keadaan panik, cemas dan lainnya.” pungkasnya (red)











