Kabar Bengkulu Mukomuko-Menyikapi terkait potensi akan terjadi gempa dengan kekuatan maksimal 8,9 SR dan tsunami 15 Meter, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko dan Pemerintah Kabupaten Mukomuko menggelar do’a bersama. Senin, (29/8/22).
Acara yang digelar di Masjid Agung Kabupaten Mukomuko ini dihadiri langsung oleh Bupati Mukomuko, Kepala Kemenag, OPD, Ketua MUI, Ketua Baznas serta diikuti oleh pegawai Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko.
Dalam acara do’a bersama tersebut diawali dengan sholat magrib berjamaah dan dilanjutkan dzikir bersama yang dipandu oleh Kasi Bimas Islam Timsar Siregar, S. HI dan di tutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ketua MUI, Drs. H. Saikun Ma’ruf.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mukomuko, H. Widodo, S. HI mengatakan, do’a bersama tersebut merupakan wujud ikhtiar dalam rangka menciptakan suasana masyarakat Bengkulu yang aman dan tentram dalam lindungan Allah SWT.
“Ini adalah wujud dari ikhtiar kita memohon lindungan kepada Allah SWT untuk menciptakan suasana masyarakat Bengkulu yang aman dan tentram” ucapnya.
Widodo menambahkan, sebagaimana kita ketahui Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Pulau Baai Kota Bengkulu pada tanggal 25 Agustus 2022 kemarin telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat Provinsi Bengkulu untuk waspada terkait potensi akan terjadi gempa dengan kekuatan maksimal 8,9 magnitudo yang berpusat di wilayah Kabupaten Mukomuko sehingga akan menimbul gelombang tsunami setinggi 15 meter dari permukaan laut.
Disamping itu juga Bupati Mukomuko meminta dan menghimbau kepada masyarakat Mukomuko jangan panik dan tetap Waspada terkait isu tersebut. Terus berdo’a kepada Allah SWT memohon perlindungan dan dijauhkan dari bencana.
” kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk selalu waspada dan jangan panik dengan isu ini, mari sama-sama berdo’a kepada Allah SWT sehingga kita semua dilindungi dan dijauhkan dari segala musibah dan bencana ini”. Tutup Bupati Sapuan. (KB/RS)











