Kabar Bengkulu Mukomuko-Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mukomuko Wisnu Hadi SE.MM terkait banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Mukomuko usai diguyur hujan deras Senin malam (29/8).
Lebih lanjut Wisnu mengatakan,” Contoh banjir yang terjadi di Kecamatan Ipuh sudah pasti karena musim hujan yang sudah cukup panjang, ditambah lagi dengan curah hujan yang begitu deras beberapa hari belakangan ini serta yang paling kasat mata lagi terjadi pendangkalan muara sungai muar sehingga laju arus sungai yang masuk ke laut sangat terhambat sehingga terjadi luapan,” papar Politisi Partai PKPI ini.
” harapan kita bersama dalam menyingkapi banjir yang hampir disetiap musim hujan panjang selalu terjadi, tentunya manjadi tanggungjawab dan peran kita bersama, baik masyarakat maupun Pemda Kabupaten Mukomuko serta Pemprov Bengkulu dan Pemerintah pusat, bukan hanya melihat dari hilirnya saja penangannya harus dari hulu sampai ke hilir (muara) harus terkoneksi secara terintegrasi di setiap leading sektor,” ujar Wakil Rakyat asal Dapil 3 ini.

Masih dikatakan Wisnu Hadi,” contoh pihak kehutanan yang mengawasi dari hulu jangan sampai terjadi abrasi, agar bagai mana hutan sepadan sungai bisa terjaga dengan baik di tengah dan di hilir, juga pihak dari balai sungai melakukan pemasangan tanggul serta menjaga sendimentasi alur sungai,” jelas Wisnu.
” yang terpenting menurut kami bagai mana masyarakat selalu diberi edukasi dalam menghadapi bencana serta pada saat terjadi bencana dan pasca bencana sebab kesadaran masyarakat juga sangat dibutuhkan, terutama masyrakat yang tinggal disepadan sungai agar jangan membuang sampah di sungai, sehingga dapat menganggu laju arus sungai, dan pemerintah juga harus hadir menberikan bantuan serta perhatian kepada masyarakat yang terdampak bencana,” pungkas Wisnu.

Hal senada juga disampaikan Roni Paslah Anggota DPRD Komisi II Dapil 3 Kabupaten Mukomuko dari Partai PDI Perjuangan yang mengatakan,” dengan diguyurnya hujan deras beberapa hari ini, Sungai Batang Muar Ipuh meluap sehingga terjadi banjir di Desa Pulau Makmur, Semundam dan Air Buluh Kecamatan Ipuh,” jelas Roni.
” Mudah mudahan hujan tidak lagi turun dan banjir secepatnya surut, dan kepada seluruh warga yang permukimannya di bantaran Sungai Muar supaya waspada di saat musim penghujan saat ini. “ himbau Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Mukomuko ini.(KB/RS)











