Kabar Bengkulu-Kepala UPTD Puskesmas Ipuh tetap mendorong protokol kesehatan dijalankan saat bulan Ramadhan dan melaksanakan Vaksin. Dengan begitu aktivitas selama bulan puasa serta dalam menghadapi Idul Fitri 1443.H tetap aman dan terhindar dari penularan.
Saat ditemui di ruang kerjanya.Selasa pagi (26/4/22) Kepala UPTD Puskesmas Ipuh Teti Herniwati, S.Kep.MM menjelaskan kepada awak media kabarbengkulu.id terkait ajakannya kepada masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol kesehatan Covid-19 serta menyegerakan Vaksinasi bagi yang belum melaksanakannya.
“Kami UPTD Puskesmas Ipuh selaku gugus tugas Covid-19 di Kecamatan Ipuh mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan Protokol kesehatan Covid-19 dan melaksanakan Vaksinasi,”kata Teti.
Lebih lanjut,Teti menambahkan menurutnya, prinsip dasar untuk memitigasi atau mengurangi risiko penularan COVID-19 terutama di bulan Ramadhan yang cenderung banyak mobilitas berkaitan erat dengan status imunitas. Status imunitas masyarakat salah satunya ditentukan oleh vaksinasi. Ia mengimbau masyarakat untuk mendapatkan suntikan dosis ketiga ketimbang menunda-nunda dan membiarkan vaksinasi berhenti di dosis kedua.
“Tentu dua dosis juga bisa asal dalam durasi protektif, durasi protektif itu misalnya masih di kurun 6-7 bulan sejak suntikan terakhir. Kalau sudah di-booster, itu lebih baik dan akan sangat mengurangi risiko penularan.”ucap Teti.
Teti juga berpesan agar masyarakat tetap waspada dan hati-hati, mengingat situasi global belum sepenuhnya aman,”tutupnya.(Kb/jf)











