Kabar Bengkulu- Sehubungan dengan tingginya intensitas curah hujan yang terjadi akhir-akhir ini beberapa hari terakhir, Kepala Desa (Kades) Air Buluh,Hajratul Aswad, meminta masyarakat untuk waspada, terutama yang bermukim di lokasi rawan bencana.
Hal itu disampaikan Kades, saat meninjau lokasi gorong gorong di Desa Air Buluh Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko kepada awak media kabarbengkulu.id. Kamis pagi (30/6/22).
Aswad menjelaskan, di Desa Air Buluh ini sangat rawan banjir ditambah topografi Desa yang datar berdekatan dengan bibir pantai dan Sungai. Hal tersebut menjadi kekhawatiran kami (Pemdes/red) akan bencana banjir.
“Saat ini intensitas hujannya masih cukup tinggi. Saya minta seluruh masyarakat Desa Air Buluh agar selalu waspada terhadap dampak cuaca sekarang ini, terutama masyarakat yang pemukimannya berada di lokasi rawan bencana,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aswad menjelaskan, hujan deras yang terjadi pada Rabu sampai dengan hari ini Kamis (30/6/22), membuat genangan air pada setiap gorong gorong jalan desa dan pemukiman warga. Saya berharap kepada warga Desa Air Buluh mari kita bersama-sama kita bersihkan sampah agar tidak ada genangan lagi serta ditambah sekarang musim penghujan bahaya DBD sangat rentan terjadi mari kita giatkan kembali Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di setiap keluarga yang ada Didesa Air Buluh. Sebagai contoh di Desa Air Buluh pernah terjadi banjir besar terjadi beberapa tahun terakhir dari kejadian tersebut kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ditengah-tengah intensitas hujan yang masih tinggi,”tutur Aswad.

Berikut adalah Update Peringatan Dini Cuaca Bengkulu Prakirawan BMKG Bengkulu https://www.bmkg.go.id
Per Tanggal 30 Juni 2022 pkl 09:50 WIB masih berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pkl. 10:00 WIB di
Kabupaten Rejang Lebong:
Kota Padang, Padang Ulak Tanding, Sindang Kelingi, Binduriang, Sindang Beliti Ulu, Sindang Dataran, Sindang Beliti Ilir,
Kabupaten Bengkulu Utara:
Kerkap, Kota Arga Makmur, Giri Mulya, Padang Jaya, Lais, Batik Nau, Ketahun, Napal Putih, Putri Hijau, Air Besi, Air Napal, Hulu Palik, Air Padang, Arma Jaya, Tanjung Agung Palik, Ulok Kupai, Pinang Raya, Marga Sakti Sebelat,
Kabupaten Seluma:
Sukaraja, Seluma, Talo, Semidang Alas, Air Periukan, Lubuk Sandi, Seluma Barat, Seluma Timur, Seluma Utara, Seluma Selatan, Talo Kecil, Ulu Talo, Ilir Talo,
Kabupaten Mukomuko:
Ipuh, Air Rami,
Kabupaten Kepahiang:
Bermani Ilir, Ujan Mas, Tebat Karai, Kepahiang, Kebawetan, Seberang Musi, Muara Kemumu,
Kabupaten Bengkulu Tengah:
Karang Tinggi, Talang Empat, Pondok Kelapa, Pematang Tiga, Pagar Jati, Taba Penanjung, Merigi Kelindang, Merigi Sakti, Pondok Kubang, Bang Haji,
Kota Bengkulu:
Selebar, Gading Cempaka, Muara Bangka Hulu, Kampung Melayu, Ratu Agung, Ratu Samban, Sungai Serut, Singaran Pati, dan sekitarnya.
Dan dapat meluas ke wilayah
Kabupaten Bengkulu Selatan:
Kedurang, Seginim, Pino, Manna, Kota Manna, Pino Raya, Kedurang Ilir, Air Nipis, Ulu Manna, Bunga Mas.
Kabupaten Rejang Lebong:
Curup, Bermani Ulu, Selupu Rejang, Curup Utara, Curup Timur, Curup Selatan, Curup Tengah, Bermani Ulu Raya.
Kabupaten Bengkulu Utara:
Pulau Enggano.
Kabupaten Kaur:
Kinal, Tanjung Kemuning, Kaur Utara, Kaur Tengah, Kaur Selatan, Maje, Nasal, Semidang Gumay, Kelam Tengah, Luas, Muara Sahung, Tetap, Lungkang Kule, Padang Guci Hilir, Padang Guci Hulu,
Kabupaten Seluma:
Semidang Alas Maras,
Kabupaten Mukomuko:
Lubuk Pinang, Kota Mukomuko, Teras Terunjam, Pondok Suguh, Malin Deman, Teramang Jaya, Selagan Raya, Penarik, Xiv Koto, V Koto, Air Majunto, Air Dikit, Sungai Rumbai,
Kabupaten Lebong:
Lebong Utara, Lebong Atas, Lebong Tengah, Lebong Selatan, Rimbo Pengadang, Topos, Bingin Kuning, Lebong Sakti, Pelabai, Amen, Uram Jaya, Pinang Belapis,
Kabupaten Kepahiang:
Merigi, dan sekitarnya.
Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 13:00 WIB.(KB/jf).











