Kabar Bengkulu,Mukomuko-Pemerintahan Desa Retak Ilir Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko merealisasikan APBDes Tahun 2022 tentang program ketahanan pangan di sektor perikanan dalam pengembangan karamba jaring apung.
Dalam kunjungan kerjanya Jum’at (4/11) Wakil Bupati Mukomuko, Wasri didampingi Camat Ipuh dan Kepala Desa yang ada di kecamatan Ipuh berkunjung ke Desa Retak Ilir memonitor langsung program ketahanan pangan desa dan Spot Wisata.

Wasri mengungkapkan”Kami berharap program ini bisa kita sukseskan bersama, untuk mendukung ketahanan pangan bidang perikanan ditambah lagi di Desa Retak Ilir juga terkenal dengan spot wisata danaun dan pantai ini dapat menjadi nilai tambah,” kata Wasri didampingi Camat Ipuh saat kunjungannya di di Desa Retak Ilir
Wasri menambahkan , agar program tersebut berhasil,saya berharap penyuluh dari Perikanan agar aktif turun ke lapangan, memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada pemerintah desa dan kelompok budidaya.” ungkap Wasri

Dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Retak Ilir, Putra Andeka S.Kom mengungkapkan terimakasih kepada Wakil Bupati Mukomuko yang sudah mau menyempatkan diri melihat langsung program ketahanan pangan dalam pengembangan karamba jaring apung di desa kami,”kata Putra.
Lebih lanjut, Putra menjelaskan, untuk program ketahanan pangan di desa kami mengalokasikan 20 persen dari dana desa, dalam pembuatan satu usaha keramba jaring apung (KJA). Pemerintahan Desa Retak Ilir juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam program ini agar mendapatkan hasil yang maksimal. Terlebih dengan kegiatan yang kami laksanakan di program ketahanan pangan desa hal ini juga menjadi program wisata air yang dapat mendorong ekonomi masyarakat desa,”paparnya.

Diketahui dalam kunjungan kerjanya Wakil Bupati Mukomuko Wasri juga menyempatkan melihat akses jembatan penghubung desa yang saat ini sudah mengalami kerusakan.(KB)











