Kabar Bengkulu,Rajang Lebong– Radikalisme adalah musuh bersama seluruh umat manusia. Paham radikalisme adalah ideologi atau paham yang ingin melakukan perubahan pada tatanan sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan tentang ekstrim.

Sering kali paham radikalisme dikaitkan dengan terorisme. Kelompok radikal ini sering kali menghalalkan segala cara untuk mencapai suatu tujuan, bahkan paham radikalisme sering kali muncul karena faktor ekonomi, sosial dan politik.
Sebagai bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan, kita membutuhkan kesadaran untuk saling menghargai dan hidup berdampingan. Dengan memahami setiap keberagaman, maka tidak akan merasa paling benar dan menganggap kelompok yang lain salah.
Sikap merasa paling benar sendiri dapat memicu munculnya paham radikalisme, Paham Terorisme Paham yang menyimpang dari ajaran Agama. Maka itu, santri dan santriwati Darul Ma’arif mendklarasikan untuk menolak paham radikalisme.
Untuk itu, Tokoh Agama Mubalig Ahmadiyah Rejang Lebong mengajak masyarakat Provinsi Bengkulu khususnya Rejang Lebong untuk bersama menolak paham radikalisme dan terorisme.
“Mari bersama menjaga kamtibnas yang aman, nyaman dan kondusif bahkan kita tolak juga paham radikalisme dan terorisme yang dapat memecah belah NKRI. NKRI harga mati,” ucapnya.
Saat ini kelompok-kelompok radikal sudah mulai secara masif menyebarkan paham-paham propoganda melalui media sosial dengan berbagai konten. Jika tidak bijak dalam bermedia sosial, bukan tidak mungkin generasi muda (generasi penerus Bangsa) atau masyarakat khususnya sebagai pengakses media sosial dapat terpapar paham paham intoleransi dan paham radikalisme bahkan paham terorisme.
Semua orang berpotensi terpapar paham intoleransi dan paham radikalisme bahkan Paham Terorisme.
Untuk saat ini Pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Rejang Lebong mengajak seluruh masyarakat untuk menolak terhadap paham-paham radikalisme, tolak paham Khilafah, tolak paham menyimpang dari ajaran agama.(red)











