Kabar Bengkulu-Menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) terus digerakkan oleh pihak Pemdes Air Buluh. Salah satunya melalui gotong-royong yang dilakukan di sekitaran gorong gorong Jalan lintas Sumatera dan sekitar lingkungan kantor Desa.
Disampaikan Kades Air Buluh,Hajratul Aswad dalam menyikapi maraknya temuan kasus DBD di Desa Air Buluh serta sesuai dengan instruksi Camat dan Kepala UPTD Puskesmas Ipuh. Kami Pemerintah Desa Air segera
menerapkan (PHBS) di lingkungan desa. Kami Pemerintah Desa Air Buluh menerapkan gotong-royong untuk membersihkan lingkungan agar kita terhindar dari wabah DBD.
“Karena hari ini (Jum’at/ red) adalah hari yang baik , saya bersama perangkat desa berinisiatif untuk membersihkan lingkungan kami,” katanya kepada awak media kabarbengkulu.id usai gotong-royong, Jum’at (24/6/22).
Lebih lanjut, Hajratul Aswad menambahkan, harapannya warga Desa Air Buluh tergugah untuk bersama-sama mengiatkan kembali gotong – royong dengan cara Bersih-bersih lingkungan ini, menurutnya sebagai upaya dalam meminimalisir penularan penyakit. Baik itu seperti demam berdarah dengue (DBD). Dirinya juga turut mengingatkan warganya bisa aktif secara swadaya dalam membersihkan lingkungannya masing-masing.
“Kalau lingkungan nyaman, imun warga juga meningkat. Jadi kesehatan warga juga meningkat, itu sebagai upaya kami agar wabah DBD tidak terjadi pada warga kita”kata Aswad sapaan akrabnya.

Dalam menyikapi wabah DBD dengan menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah salah satu upaya meminimalisir wabah tersebut. Pemerintah Desa Air Buluh mengerakan bersih-bersih lingkungan kepada setiap warga Desanya. (kb/jf).











